Friday, 27 November 2015

Berani Scaling Up Lebih Baik


Berani Scaling Up Lebih Baik 



Seperti sekolah, bisnis dan kehidupan itu memiliki pelajaran, tantangan dan ujian yang berbeda disetiap level-nya, jadi kita tidak bisa menyamaratakan setiap situasi terutama saat akan melakukan leverage. Namun yang jelas, leverage atau scale-up itu paling mudah dan kecil resikonya dengan menggunakan pengetahuan dan uang, terutama pengetahuan tentang uang. Itu sebabnya kenapa orang kaya makin kaya, karena mereka menggunakan uang dan pengetahuannya tentang uang. Itu yang sering orang sebut Work Smart not Work Hard...

Kalau Anda sudah berhasil mencapai puncak gunung, kenapa Anda harus mulai mendaki dari bawah lagi untuk mencapai puncak selanjutnya? Sementara Anda bisa tinggal melompatinya...

Namun ingat, setiap level, punya dinamika yg berbeda. Menghasilkan $10/day akan berbeda dinamika dan permasalahannya dgn $100/day, demikian juga $1000/day, apalagi 5 digit perhari. Jadi saya suka tersenyum saja kalau ada orang nulis baru bikin blog bisa menghasilkan $1/day, jadi kalau mau $1000/day tinggal bikin aja 1000 blogs, lalu ongkang2 kaki. Saya yakin orang itu blom pernah dapat $1000/day, karena terlalu menyederhanakan, saya yakin juga tidak pernah ongkang2 kaki. Dan kenyataannya, hampir bisa dipastikan hal tersebut tidak akan tercapai even menggunakan semacam robot, kalaupun bisa, hanya bertahan dalam kurun waktu singkat. 

Pada awal nya, kita memang selalu dituntut untuk kerja keras untuk bisa menghasilkan uang. Namun, setelah itu, kita bisa memanfaatkan uang dan pengetahuan tentang uang untuk memperoleh hasil yang lebih besar. Seorang teman, membangun sebuah blog dari nol, dan secara konsisten ia memeliharanya. Satu setengah tahun kemudian ia memperoleh penghasilan dari blog tersebut sekitar $1000/bulan, uang hasil monetize tersebut ia kumpulkan dan dalam waktu 2 tahun terkumpul $10.000. Uang tersebut ia pergunakan untuk MEMBELI blog lain yang sudah jadi yang lalu kemudian ia optimasi, dan dalam waktu 2-3 bulan blog yang ia beli tersebut sudah bisa menghasilkan $1000-$15000/bulan. Sekarang ia, memiliki 6 blog dengan total penghasilan tidak kurang dari $20.000-$25.000/bulan. Menurut saya ia Work Smart, menggunakan pengetahuannya tentang uang untuk leverage...

Itu sebabnya kenapa orang kaya makin kaya... Quote - Rully Kustandar Master Affliasi Indonesia 

Thursday, 26 November 2015

Cara memperkuat mental dalam bisnis


Cara memperkuat mental dalam bisnis 



Hal paling penting ketika Anda hendak memutuskan untuk berbisnis adalah diri Anda, mempersiapkan mental baja pada diri Anda. Bisnis apapun itu, baik offline, online, retaili, B2B atau Affiliate sekalipun, Anda akan menghadapi benturan2 yang tidak Anda duga sebelumnya. Nah, disinilah Anda ditentukan, jadi pecundang atau jadi pemenang....

Masalah dibisnis bukan sekedar barang tidak laku atau rugi, tapi banyak hal, termasuk perubahan, seseorang yang berkomitmen masuk ke dunia bisnis harusnya paham betul dengan hal ini, satu-satunya hal yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri. Dan seringkali perubahan itu terjadi justru saat kita berada dipuncak yang tinggi...

Ingat tahun lalu, ketika lagi enak2nya main App Install, promosi app Launcher lagi gurih2nya, tiba2 Google ngeluarin regulasi yang banyak menghantam Campaign tentang Launcher yg lagi top konversi. Itulah dinamika, dan saat itu terjadi, selalu ada dua orang yang berbeda, yang pertama si pecundang, yang sibuk teriak dan maki2 nyari pembenaran diri seolah-olah terjadi penistaan (maklum urusan perut), yang kedua si pemenang, yang sibuk cari solusi agar Campaign tetap jalan (yg ini bukan perut yg dipikirin tapi passion)....

Disinilah mental baja Anda diuji, disinilah komitmen Anda dipertaruhkan, disinilah pelajaran bisnis yang sebenarnya...

Akan selalu ada perubahan dalam perjalan sebuah bisnis, apapun itu, jika tidak siap menghadapi perubahan itu, mendingan tinggalkan saja dunia bisnis, bobo jauh lebih baik, karena dinamika yg ada hanyalah untuk mereka yang memang dinamis. Itu sebabnya, hukum alam selalu terjadi, pemenang itu selalu jauh lebih sedikit daripada pecundang.. Quote - Rully Kustandar Master Affliasi Indonesia 


Perubahan Waktu Lebih Cepat Di Bandingkan DengN Perubahan Kita


Perubahan Waktu Lebih Cepat Di Bandingkan Dengan Perubahan Kita 


Tahun 2015 akan segera berganti, sudah berapa jauh Anda berbeda dengan satu-dua tahun sebelumnya?


Jika posisi Anda masih sama saja dengan 1-2 tahun sebelumnya, pasti ada yang salah dengan cara Anda menjalani kehidupan ini, dengan cara Anda berfikir. Ada banyak orang yang jauh berbeda antara hari ini dan beberapa tahun yang lalu...



2-3 tahun kedepan itu sangat cepat, dimensi waktu tidak terasa, dan ketika tiba waktunya, hanya ada dua hal yang akan terjadi. Pertama, Anda akan menangis sedih karena ternyata 2-3 tahun kedepan Anda masih saja sama dengan hari ini. Kedua, Anda akan menangis penuh syukur, karena hidup dan kehidupan Anda jauh berbeda dengan hari ini...

Kenapa kehidupan Anda sulit bergerak maju, satu hal yang paling mungkin adalah karena Anda terlalu sibuk memikirkan yang orang lain lakukan, sehingga lupa apa yang harus Anda lakukan. Selalu berharap orang lain seperti Anda, padahal Anda sendiri lupa tidak melakukan apa-apa untuk kehidupan Anda  - Quote Rully Kustandar Suhu Affliasi Indonesia 

Thursday, 17 September 2015

Ahmed Mohamed victim of discrimination by the school itself

Ahmed Mohamed victim of discrimination by the school itself



TrendingTopic123: The case of the arrest of Ahmed Mohamed, a teenager 14 years from the United States, for bringing his work hours to school later accused of being a bomb getting public attention. Not only in the United States, attention and support also came from all social media users worldwide. recently, tagar #IStandWithAhmed a trending topic on Twitter. Tagar is a form of support for Ahmed allegedly suffered discrimination at school.
Tagar was first made in twitter by Amneh Jafari, a psychology student at the University of Texas Arlington (UTA). Via BBC, Amneh was surprised with the news that in his state there is discrimination against a Muslim youth.
In twitter, Amneh said that if Ahmed had the name John, he would be regarded as a child prodigy by the school.
If his name was John he would be labeled as a genius. Since its Ahmed he's labeled as a "suspect". # doublestandards # IstandWithAhmed - Amneh Jafari (AmnehJafari) September 16, 2015
Now support for Ahmed through #IStandWithAhmed hashtag has reached more than 700 thousand tweets even getting bigger. US President Barrack Obama, a team from NASA JPL, and Facebook CEO Mark Zuckerberg also provide support to Ahmed. Unfortunately the Texas police and school authorities MacArthur High School in Irving today do not want to give a statement of apology to Ahmed.

Her Chronological



When Ahmed Mohamed, a boy aged 14 years to arrive at school on Monday morning, carries a digital clock which he made himself, he can not wait to show the homemade clock on teachers in schools. Praise not obtained, he is arrested and accused of trying to make a bomb, and directly at the interrogation by the police with his hands tied.
Dallas Morning News reported that Ahmed to make the clock at his home on Sunday night. Although the clock is simple, it proves that Ahmed hours understand how to create a digital clock. The clock consists of a circuit board, a power supply and a digital display. All of these components Ahmed put in a box with a holographic image tiger. Ahmed then show hours on teacher-made technique. The teacher then forbid show the clock on the other teachers at MacArthur High School, where Ahmed school. The technique teacher prohibit ahmed showed his work because not want to create suspicion for acts ahmed this, we know that the work of watches ahmed is very positive.

Unfortunately, while Ahmed was in English class, a homemade clock continued to ring. English teacher and forced Ahmed to indicate the item that caused the sound. When Ahmed showed these hours, the teacher then confiscated hour. And immediately contact the police so ahmed get hard investigation by the police TEXAZ.

As reported by Gizmodo, at the sixth hour, the principal arrived at class with a policeman Ahmed. Ahmed then arrested. Ahmed claimed that he was then interrogated by the police 5 different. All five asked him why he was trying to make a bomb. Ahmed also said that the principal threatened to remove it from the school. Also had his fingerprints taken by the police.

After investigation, it turns out there are three teachers from MacArthur High School that sends a report to the police. The third teacher thought that Ahmed was trying to make a bomb. Police had brought the artificial hour Ahmed when they were questioning the teenager. In a statement issued police, they claimed that Ahmed kept saying that a homemade clock is just a clock and did not provide further details. But can not prove arbitrary because the police were afraid that if it turned out to be a bomb.

In the same statement, the police defended themselves by saying that the artificial hour Ahmed easily be mistaken for a device if left in the bathroom or under the car. Irving police actually have plans to sue Ahmed for allegedly making "false bomb."

Elhassan Mohamed Mohamed, Ahmed's father, feels this happened because of the negative bias on a race. "Because his name Mohamed and since Sept. 11, I think that's why I was treated with the wrong kid," said Mohamed at the Dallas Morning News.

It is clear that Ahmed is just a bookworm innocent. He was a member of the robotics club when he was in junior high. In a photograph taken by the arrest of Ahmed sister, Ahmed looks confused.

Currently, Ahmed had returned to his home. Although he got the punishment of suspension from school for 3 days. But ahmed approved the invitation of President Barack Obama to meet at the White House to bring hours of work.


Now, Twitter is being shocked by the case of Ahmed's. A hashtag has even been created for people who want to show their support for Ahmed. #IStandWithAhmed Has been widely used by those who support Ahmed.

Here are some tweets with the hashtag #IStandWithAhmed

Related Post Trending Topic